Publication
Books
KEBIJAKAN TATAKELOLA KELAUTAN INDONESIA
KEBIJAKAN TATAKELOLA KELAUTAN INDONESIA
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia (the largest archipelagic country in the world), memiliki potensi pengembangan ekonomi nasional melalui pembangunan kelautan . Hal tesebut didukung fakta geografis bahwa Indonesia memiliki luas laut 2/3 dari wilayah dengan kandungan sumberdaya pulih (renewable) dan tidak pulih (non renewable) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Indonesia juga memiliki posisi geopolitis dan geostrategis yakni berada di antara dua benua yang meiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Dengan demikian Indonesia dapat memainkan peran strategis dalam percaturan internasional melalui peningkatan pembangunan kelautan secara optimal dan lestari.
Namun demikian pembangunan kelautan tersebut kompleks karena menyangkut multisektor (perikanan, pariwisata bahari, energi dan sumberdaya mineral, industri kelautan, transportasi laut, bangunan kelautan dan jasa kelautan) sehingga melibatkan berbagai lembaga negara, swasta, mupun masyarakat akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan kelautan.
Dengan karakteristik tersebut maka koordinasi dan sinergi lembaga-lembaga tersebut merupakan unsur penting karena keberhasilan pembangunan tidak hanya disarkan pada peningkatan pemanfaatan sumeberdaya tetapi harus didukung oleh tatakelola kelautan (ocean governance). Dengan tatakelola kelautan yang baik maka pembangunan kelautan yang optimal dan lestari dalam rangka mencapai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia dapat segera diwujudkan.
Buku ini disusun sebagai pemikiran awal tentang tatakelola kelautan Indonesia yang harus dikembangkan sehingga arah, peran dan mekanisme dalam manajemen pembangunan kelautan Indonesia dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Semoga buku ini bermanfaat dalam rangka mengembangkan pemikiran pembangunan kelautan yang bermanfaat bagi peningkatan kemakmuran bangsa dan negara.
Bogor, Juli 2010
Tridoyo Kusumastanto
Klik to Download or View Full Paper
Last Updated (Friday, 05 August 2011 11:18)


